Showing posts with label Waris Islam (Faraidh). Show all posts
Showing posts with label Waris Islam (Faraidh). Show all posts

Saturday, October 1, 2016

Kasus Waris Islam (Faraidh)



Assalamualaikum wr wb.

Segala Puji hanya milik Allah, Segala puji hanya bagi Allah, kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya, kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri-diri kami dan kejelekan amal perbuatan kami. Barangsiapa yang Allah beri petunjuk, maka tidak ada yang dapat menye-satkannya, dan barangsiapa yang Allah sesatkan, maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwasanya tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwasanya Nabi Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya. Siapa yang Sholawat serta salam semoga tercurah pada nabi kita Muhammad sallallahu alaihi wa sallam, keluarga, para sahabat, serta orang yang mengikutinya sampai hari kiamat.

Sesungguhnya orang kafir selalu berupaya memadamkan cahaya Agama Allah dengan kalimat kalimat rancu mereka di media hiburan sehingga membuat pemuda muslim menjadi malas mempelajari syariat islam, termasuk ilmu faraidh, kecuali yang dijagaNya dari tipudaya mereka. Mereka menggembor-gemborkan ketidak adilan padahal islam telah disempurnakanNya, dan Dia Maha Mengetahui segala-galanya.

Saya seorang hamba Allah yang belajar ilmu faraidh dari syaikh Al-Utsaimin (semoga Allah merahmati beliau) membuka jasa waris islam gratis. Agar kaum muslimin menjadi mudah menjalankan perintah agamaNya. Karena Dia telah mengharamkan pembagian warisan selain dengan ketentuanNya. Sedangkan orang yang taat padaNya dijanjikan surga-surga. Dan Dialah yang paling menepati janji.

Allah yang Maha Tinggi berfirman:

"Itulah batas-batas (hukum) Allah. Barang siapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Dia akan memasukkannya ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Dan Itulah kemenangan yang besar.
Dan barang siapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar batas-batas hukum-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka, dia kekal di dalamnya dan dia akan mendapat azab yang menghinakan." (QS An-Nisa: 13-14)


Semoga Allah mengampuni dosa dan kesalahan saya, dan memberi kebaikan pada kita semua di dunia dan akhirat, aamiin.



  1. Kasus Faraidh 1 - Munasakhat