Showing posts with label Sinopsis. Show all posts
Showing posts with label Sinopsis. Show all posts

Monday, June 10, 2013

Kumpulan Sinopsis Lengkap

Kumpulan Sinopsis Lengkap



Assalamualaikum. Alhamdulillah akhirnya aku dapat kesempatan menulis lagi.. Satu topik lagi yang muncul dalam pikiran saya. Yaitu Daftar Sinopsis. Di sini akan RB beri daftarnya . Selamat membaca dan menikmati sinopsis.. 

  1. Sinopsis A WereWolf Boy
  2. Sinopsis Advertising Genius Lee Tae Baek
  3. Sinopsis August Rush
  4. Sinopsis Avatar Korra 
  5. Sinopsis Habibie dan Ainun
  6. Sinopsis Habis Gelap Terbitlah Terang 
  7. Sinopsis Iron Man 3
  8. Sinopsis My Girl Friend Is a Gumiho 
  9. Sinopsis Sang Kiai
  10. Sinopsis Sang Pencerah

Friday, June 7, 2013

Sinopsis Habis Gelap Terbitlah Terang

Sinopsis Habis Gelap Terbitlah Terang



Raden Ajeng Kartini dilahirkan di Jepara pada tanggal 21 April 1879, jadi bertepatan 131 tahun lalu. Beliau adalah putri dari Bupati Jepara waktu itu bernama Raden Mas Adipati Sastrodiningrat dan cucu dari Bupati Demak, Tjondronegoro.
Saat Raden Ajeng Kartini menginjak dewasa, beliau menilai kaum wanita penuh dengan kehampaan, kegelapan, ketiadaan dalam perjuangan yang tidak lebih sebagai perabot kaum laki-laki yang bekerja secara alamiah hanya mengurus dan mengatur rumah-tangga saja.
RA Kartini tidak bisa menerima keadaan itu, walaupun dirinya berasal dari kaum bangsawan, namun tidak mau ada perbedaan tingkatan derajat, Kartini sering turun berbaur dengan masyarakat bawah yang bercita-cita merombak perbedaan status sosial pada waktu itu, dengan semboyan, “Kita Harus Membuat Sejarah, Kita Mesti Menentukan Masa Depan Kita yang Sesuai Keperluan Kita Sebagai Kaum Wanita dan Harus Mendapat Pendidikan Yang Cukup Seperti Halnya Kaum Laki-Laki.”
RA Kartini mengecap pendidikan tinggi setara dengan pemerintah kolonial Belanda dan terus memberi semangat kaum perempuan untuk tampil sama dengan kaum laki-laki. Pernikahan dengan Bupati Rembang, Raden Adipati Joyoningrat, lebih meningkatkan perjuangannya melalui sarana pendidikan dan lain-lain.
RA Kartini wafat pada usia 25 tahun, beliau pergi meninggalkan Bangsa Indonesia dalam usia sangat muda yang masih penuh cita-cita perjuangan dan daya kreasi yang melimpah.

sumber : http://monica-diesti.blogspot.com/2012/03/ringkasan-buku-habis-gelap-terbitlah.html

Wednesday, June 5, 2013

Sinopsis advertising genius lee tae baek

Sinopsis advertising genius lee tae baek






Lee Tae Baek, pemuda dengan semangat tinggi. Sebelum mendapatkan pekerjaan tetap, ia bekerja memasang papan reklame. Tae Baek tinggal bersama adik perempuan dan juga seorang nenek . Hubungan mereka sangat dekat. Tae Baek sering kali mengalami kegagalan saat wawancara, hal itu dikarenakan latar belakang pendidikannya yang hanya lulusan sebuah perguruan tinggi daerah. Tapi hal itu tak membuatnya patah semangat.




Tae Baek bersama ke-dua rekan kerjanya memasang papan reklame mobil di sebuah perusahaan iklan Geum San, mereka menggantung iklan papan reklame mobil secara vertikal.


Addie Kang, pemenang penghargaan dunia periklanan kembali dari Amerika dan menjabat sebagai Direktur perencanaan perusahaan iklan Geum San. Dalam perjalanannya menuju Geum San, ia melihat papan iklan mobil yang tergantung secara vertikal.


Para staff Geum San tengah sibuk mempersiapkan presentasi iklan untuk Dae Seung's Car Company. Go Ah Ri, tim leader perancang iklan berjalan mondar-mandir melihat persiapan persentasinya, ia terkejut melihat papan iklan mobil yang tergantung secara vertikal di luar gedung. Ah Ri segera menyuruh Baek Ji Yoon untuk membereskan masalah ini, dalam waktu 30 menit Presdir No dari perusahaan Dae Sung's Car Company akan segera tiba. Jika sampai saat itu papan reklame masih tergantung secara vertikal, Ah Ri mengancam akan memecat Ji Yoon sebagai karyawan magang.


Ji Yoon berlari ke atas atap, ia meminta Tae Baek untuk mengantung ulang papan reklame secara hariziontal sesuai dengan konsep yang mereka berikan. Tae Baek merasa keberatan, memasang sebuah papan iklan di luar ruangan tidaklah semudah menempel dan melepas poster di dinding. Ji Yoon berkata kontrak mereka akan di batalkan jika tidak segera mengubah posisi papan reklame dalam waktu 20 menit.





Mau tak mau, Tae Baek bersama ke dua temannya merubah papan reklame menjadi posisi hariziontal. Presdir No tiba di kantor Geum San, ia terlihat tidak tertarik dengan papan reklame yang digantung hariziontal seperti papan iklan lainya.


Tak lama setelah itu, Addie Kang menelepon Ji Yoon. Ia meminta papan reklame kembali di gantung secara vertikal. Tae Baek lemas, tanpa membuang waktu Ji Yoon ikut membantu Tae Baek menggantung reklame papan kembali ke posisi vertikal. Keduanya bergantungan di atas gedung yang tinggi. Dari situlah awal perkenalan Tae Baek dan Ji Yoon.


Presdir No terlihat sangat tidak tertarik dengan presentasi yang sedang Ah Ri bawakan. Ia tak ingin membuang-buang waktu mendengar ocehan Ah Ri. Presdir No berdiri, Addie Kang membuka tirai ruangan melihatkan papan reklame mobil yang tergantung secara vertikal. Ia meminta Presdir No untuk memberikan mereka waktu 2 minggu. Dalam waktu itu mereka akan membuat sebuah iklan yang sesuai dengan keinginan Presdir No.


Tae Baek meminta upah hasil kerja pada atasannya, uang itu akan ia gunakan untuk membiayai pendidikan adiknya. Atasan Tae Baek berkata pihak Geum San menangguhkan pembayaran mereka, dikarenakan beberapa masalah yang mendesak. Tae Baek merasa ini tak masuk akal, ia pergi ke Geum San untuk menanyakan alasan mereka. Disana ia bertemu dengan Ji Yoon. Posisi Ji Yoon hanyalah karyawan magang yang tidak mengetahui masalah penangguhan pembayaran. Ji Yoon mempertemukan Tae Baek dengan staff yang bertanggung jawab dalam masalah ini, orang itu adalah Team Leader Go Ah Ri.


Tae Baek bertemu dengan Go Ah Ri. Mereka saling mengenal satu sama lain. Go Ah Ri yang tak lain adalah Go Bok Hee, kekasih Tae Baek yang pergi untuk melanjutkan studinya di Amerika. Selama 5 tahun Tae Baek terus menunggu kabar dari kekasihnya. Ia tak pernah tahu kalau Go Bok Hee telah pulang ke Korea dan mengganti namanya menjadi Go Ah Ri. Saat Go Bok Hee meninggalkan Korea, ia telah bertekad untuk meninggalkan kehidupan lamanya dan mengatur ulang hidupnya, termaksud melupakan Tae Baek.


Setelah bertemu dengan Tae Baek, Ah Ri keluar ruangan dengan wajah kesal. Ia langsung menampar Ji Yoon yang tidak mengetahui apa-apa. Ah Ri memang memiliki sikap yang arogan, ia sering kali menindas Ji Yoong di karenakan posisinya yang hanya karyawan magang.


Tae Baek membuat konsep iklan untuk mengikuti audisi Dae Seung's Car Company. Ji Yoon membantu Tae Baek membuat salinannya. Tae Baek menyerahkan konsep iklan itu pada Ah Ri, jika konsep iklannya diterima maka ia bisa menjadi karyawan magang di Geum San. Tapi nasib baik belum berpihak pada Tae Baek. Ah Ri memberikan konsep iklan itu kepada Eddie Kang. ah Ri tanpa rasa bersalah mengakui konsep iklan sebagai hasil karyanya dan mendapat pujian dari Presdir No.


Tae Baek tak tinggal diam. Kejadian itu membuatnya semakin optimis dan semangat untuk membuktikan pada semua orang bahwa ia layak diperhitungkan. Tae Baek merobek semua foto dan semua kenangan yang berhubungan dengan Ah Ri. Ia memulai hidup baru dan membuka hatinya untuk wanita lain.

sumber : http://igaprameswari.blogspot.com/2013/05/sinopsis-dan-cast-ad-genius-lee-tae.html

Sinopsis Iron man 3

Sinopsis Iron man 3


Iron Man 3 adalah film pahlawan super Amerika Serikat tahun 2013 yang menampilkan karakter Marvel Comics, Iron Man. Film ini diproduksi Marvel Studios dan didistribusikan oleh Walt Disney Studios Motion Pictures.

Iron Man 3 bercerita tentang pengusaha Tony Stark/Iron Man diadu melawan musuh yang memiliki kekuatan tak terbatas. Ketika musuh mengganggu privasi Stark, ia melakukan perjalanan yang mengerikan dan menguji keberaniannya saat ia mencoba menemukan pihak yang bertanggung jawab

Sekembalinya, Stark bertahan dengan perangkatnya sendiri, mengatur strategi untuk melindungi teman-teman dan keluarganya. Selama masa tersebut, Stark menemukan jawaban untuk pertanyaan yang telah lama menghantuinya: Apakah manusia yang menciptakan jubah atau jubah yang menciptakan manusia?


Detail Film Iron Man 3

  1. Judul Film: Iron Man 3
  2. Genre: Aksi, Fiksi Ilmiah
  3. Tanggal Rilis: 03 Mei 2013
  4. Studio: Walt Disney Pictures
  5. Sutradara: Shane Black
  6. Produser: Kevin Feige
  7. Penulis Naskah: Drew Pearce, Shane BlackPemain

  • Robert Downey, Jr. sebagai Tony Stark / Iron Man
  • Gwyneth Paltrow sebagai Virginia "Pepper" Potts
  • Don Cheadle sebagai Kol. James "Rhodey" Rhodes / Iron Patriot
  • Guy Pearce sebagai Aldrich Killian
  • Rebecca Hall sebagai Dr. Maya Hansen
  • Stephanie Szostak sebagai Ellen Brandt
  • James Badge Dale sebagai Eric Savin
  • Jon Favreau sebagai Happy Hogan
  • Ben Kingsley sebagai The Mandarin / Trevor Cassidy
  • Paul Bettany sebagai JARVIS, sistem kecerdasan buatan Stark
  • Ashley Hamilton sebagai Jack Taggert / Firepower
  • Wang Xueqi sebagai Dr. Wu
  • William Sadler sebagai Presiden Ellis
  • Ty Simpkins sebagai Harley, bocah 10 tahun di Tennessee

sumber : http://baharblogging.blogspot.com/2013/05/sinopsis-dan-trailer-iron-man-3.html

Sinopsis My girl friend is a gumiho

Sinopsis My girl friend is a gumiho




My Girlfriend is a Gumihoadalah serial komedi romantis asal korea selatan. drama korea ini menggunakan legenda negeri ginseng, yang sebenarnya juga dikenal di cina dan jepang. Kisahnya tentang gumiho yaitu siluman rubah berekor sembilan yang hidup pada masa ratusan lalu tiba-tiba mendapati dirinya dalam masa korea modern. dibintangi oleh bintang utama lee seung gi dan shin min ah.

My Girlfriend is a Gumiho


Untuk kalian yang ingin membaca sinopsis my girlfriend is a gumiho, silahkan klik pada link di bawah ini.


Sinopsis Drama Korea My Girlfriend is a Gumiho Episode 1
Sinopsis Drama Korea My Girlfriend is a Gumiho Episode 2
Sinopsis Drama Korea My Girlfriend is a Gumiho Episode 3
Sinopsis Drama Korea My Girlfriend is a Gumiho Episode 4
Sinopsis Drama Korea My Girlfriend is a Gumiho Episode 5
Sinopsis Drama Korea My Girlfriend is a Gumiho Episode 6
Sinopsis Drama Korea My Girlfriend is a Gumiho Episode 7
Sinopsis Drama Korea My Girlfriend is a Gumiho Episode 8
Sinopsis Drama Korea My Girlfriend is a Gumiho Episode 9
Sinopsis Drama Korea My Girlfriend is a Gumiho Episode 10
Sinopsis Drama Korea My Girlfriend is a Gumiho Episode 11
Sinopsis Drama Korea My Girlfriend is a Gumiho Episode 12
Sinopsis Drama Korea My Girlfriend is a Gumiho Episode 13
Sinopsis Drama Korea My Girlfriend is a Gumiho Episode 14
Sinopsis Drama Korea My Girlfriend is a Gumiho Episode 15
Sinopsis Drama Korea My Girlfriend is a Gumiho Episode 16 Tamat

sumber : http://zoladiaries.blogspot.com

Tuesday, June 4, 2013

Sinopsis Avatar Korra

Sinopsis Avatar Korra





Avatar The Legend of Korra, adalah film lanjutan dari film Avatar The Legend of Aang. Dalam buku pertamanya, udara, diceritakan avatar aang telah meninggal tujuh puluh tahun yang lalu dan perputaran avatar pun jatuh di negara air di suku air selatan. Korra dilahirkan dari seorang ayah dan ibu pengendali air, yang bernama Tonraq dan Senna. Satu-satunya yang masih ada dalam tim avatar aang adalah Katara, ia mengajarkan pengendalian dan penyembuhan dengan air kepada Korra. Korra tumbuh di lingkungan yang baik dan menjadi seorang anak yang tomboi. Korra sudah menguasai 3 elemen, yaitu air, tanah, dan api, tetapi 1 elemen yang belum ia kuasai, yaitu udara.Pengendali udara satu-satunya yang harus mengajari Korra adalah Tenzin, yaitu anak dari Aang dan Katara. Tenzin selalu menghindar untuk mengajari Korra elemen udara. Akhirnya Korra pun meninggalkan suku air selatan bersama naga, anjing kutub, dan pergi ke Republik City tempat Tenzin dan keluarganya tinggal.

Awal kedatangan Korra di Republik City tidak terlalu mulus, ia sampai harus berhadapan dengan Chief Lin Beifong, anak dari Toph, sebelum bertemu dengan Tenzin. Awalnya Tenzin ingin memulangkan Korra ke kutub selatan, tetapi ia berubah pikiran dan menerima Korra untuk belajar pengendalian udara. Korra sangat susah sekali dalam melakukan pengendalian udara, karena ia kurang sabar ketika berlatih. Selain belajar elemen udara, Korra juga mengikuti turnamen para pengendali elemen tanpa sepengetahuan Tenzin. Elemen yang digunakan dalam turnamen ini hanya ada 3, yaitu air, tanah, dan api. Korra pun bertemu dengan kelompok Fair Farrets, yaitu Mako, seorang pengendali api, Bolin, seorang pengendali tanah, dan pengendali air. Korra ikut bergabung dengan kelompok Fair Farrets sebagai pengendali air, karena sebelumnya pengendali air itu mengundurkan diri. Ketika turnamennya yang pertama, ia lupa cara yang diajarkan oleh Mako, sehingga ia mengeluarkan semua elemen yang dikuasainnya. Ketika Tenzin mengetahui bahwa Korra berada di turnamen tersebut ia marah, karena ia tidak ingin Korra celaka. Seiringnya waktu, Tenzin pun membiarkan Korra mengikuti turnamen tersebut. Semua warga Republik City akhirnya telah mengetahui bahwa avatar telah kembali, tetapi ternyata terdapat seorang yang tidak menyukai para pengendali dan ia ingin memusnahkan para pengendali yang ada di seluruh Republik City, ia disebut Amon.

Setelah turnamen tersebut, Korra jatuh cinta dengan Mako, tetapi Mako pada waktu itu hanya memiliki sedikit rasa suka padanya kerena ia sudah menyukai Asami, anak seorang pemilik industri mobil terbesar di Republik City dan ternyata ayahnya pengikut Amon. Sedangkan Bolin, ia menyukai Korra, karena ia merasa memiliki kesamaan dengan dirinya sama-sama kuat dan lucu. Tetapi karena Bolin melihat Korra dengan kakaknya, Mako, berciuman, ia pun patah hati. Karena tidak ingin tim mereka kalah, akhirnya mereka saling meminta maaf dan Korra ingin menjadi teman saja.

Pada Turnamen akhir, Amon meluncurkan serangan dan ia menghilangkan elemen yang dimiliki oleh para pengendali secara permanen. Korra pun ikut bergabung dengan Tarlock, dengan terpaksa, dalam memberantas kelompok anti pengendali. Korra pun pernah meminta duel dengan Amon dan nyaris ia kehilangan semua elemennya. Korra membentuk timnya sendiri untuk menghadapi Amon, dan tidak bergabung dengan Tarlock lagi. Timnya terdiri dari pengendali api, Mako, pengendali tanah, Bolin, dan Asami. Ketika tim avatar Korra sedang mengejar pengikut Amon, ia melihat Tarlock mengumpulkan semua warga non-bender untuk dipenjara, karena ia mengira warga yang tidak memiliki pengendalian elemen, mereka mengikuti kelompok Amon. Korra pun membebaskan warga-warga itu, tetapi Tarlock membawa pergi teman-temannya untuk dipenjara.

Korra meminta bantuan pada Tenzin, tetapi tetap tidak bisa. Akhirnya, ia pergi sendiri menghadap Tarlock meminta dibebaskan teman-temannya. Tetapi terjadi percekcokan pun terjadi antara Korra dan Tarlock, mereka pun berkelahi. Ketika Tarlock hampir kalah, ia pun mengeluarkan pengendalian rahasianya, yaitu pengendalian darah. Karena pengendalian darah dilarang di republik City, maka Tarlock pun menutupinya dengan pengendalian airnya. Korra pun kalah dan diasingkan oleh Tarlock ke tempat yang jauh dari Republik City. Tenzin, Beifong dan teman-teman Korra pun mencari Korra dan akhirnya mereka pun menemukannya bersama naga, walau mereka sempat tertipu oleh Tarlock. Sebelum Korra bebas dari tempat pengasingannya, Amon dan beberapa pengikutnya datang ke tempat pengasingan tersebut. Kedatangannya kesana adalah untuk menghilangkan pengendalian yang dimiliki Tarlock dan avatar. Ketika tahu hal itu, Korra pun mencari cara untuk kabur dan akhirnya berhasil dan bertemu naga.

Amon telah bergerak dengan cepat dan menghilangkan semua pengendalian yang dimiliki oleh para ketua dari berbagai elemen. Tenzin hampir saja terkena, dan berhasil diselamatkan oleh Korra dan tim avatar. Tenzin telah meminta bantuan pada Jenderal Iroh yang merupakan keturunan dari Raja Zuko, tetapi ia tidak bisa menunggunya karena pesawat-pesawat Amon banyak yang menuju ke pulau tempat tinggal Tenzin. Akhirnya Tenzin dan seluruh keluarga dan pengendali udara yang tersisa dan Beifong, mengungsi ke kutub selatan tempat Katara tinggal, sementara tim avatar, dan penjaga pulau udara tetap tinggal di pulau itu. Sebelum mengungsi, istri Tenzin pun melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Rohan. 2 pesawat Amon mengikuti Tenzin dan keluarganya, akhirnya Beifong pun menyerang pesawat itu tetapi tidak berhasil, dan ia pun dibawa oleh pengikut Amon ke tempat Amon untuk dihilangkan pengendaliannya.

Di pulau udara, ternyata penjaga pulau itu menyuruh tim avatar untuk pergi dan menunggu Jenderal Iroh sebelum Amon dan pengikutnya. Tim avatar pun menemukan sebuah tempat persembunyian aman dibawah tanah, yang ternyata banyak sekali warga yang mengungsi di tempat itu. Jenderal Iroh pun datang, ternyata Amon dan pengikutnya telah memberikan tanda di laut, jika ada kapal yang lewat. akhirnya kapal-kapal Jenderal Iroh pun rusak berat, dan Jenderal Iroh pun sempat tenggelam dan akhirnya ditolong oleh Korra.

Mereka semua membuat rencana, Mako dan Korra akan pergi ke markas Amon, kemudian Asami, Bolin, dan Jenderal Iroh pergi ke suatu tempat menaiki Naga. Mako dan Korra pun sampai di tempat kediaman Amon, dan mereka sangat terkejut dengan orang yang berada di dalam kurungan, yaitu Tarlock. Lalu Korra pun menanyakan pada Tarlock, kenapa ia begitu spesial. Ternyata Amon adalah kakaknya yang bernama Noatak, mereka berasal dari suku air dan mereka berdua pun seorang pengendali air dan darah. Mereka dilahirkan dari seorang ayah bernama Yakone, seorang pengendali darah buronan di Republik City. Yakone melakukan operasi plastik untuk dapat kembali ke kutub menemui perempuan yang dicintainya. Penegndalian darah Yakone pada waktu itu telah diambil oleh Avatar Aang, karena sangat meresahkan warga. Pada mulanya kehidupan Yakone bersama keluarganya sangat baik, sampai anak-anaknya telah tumbuh besar. Ketika Noatak berumur 14 tahun dan Tarlock 7 tahun, Yakone mengajarkan anak-anaknya pengendalian darah tanpa sepengetahuan istrinya untuk membalas dendam pada avatar yang telah mengambil keahiannya. Noatak adalah anak yang sangat hebat dalam mengendalikan air dan darah, sedangkan Tarlock tidak terlalu hebat. Ketika ayah mereka meminta praktekan pengendalian yang telah diajarkan pada mereka, Tarlock pun tidak ingin, karena ia sangat kasihan terhadap hewan-hewan yang akan diuji coba. Ketika Yakone marah kepada Tarlock, Noatak pun menggunakan pengendalian darahnya pada ayahnya. Ia mengatakan tidak ingin menggunakan pengendalian yang telah diajarkan oleh ayahnya, ia pun sangat marah dan meninggalkan Tarlock dan ayahnya.Ketika selesai menceritakan kisah sedihnya, Tarlock pun meminta Korra untuk mengakhiri kisah sedihnya, yaitu dengan membunuh Amon, kakaknya.

Korra dan Mako pun pergi ke tempat pertemuan pengikut-pengikut Amon, dan disana Amon berbicara. Korra pun mengatakan kepada semua pengikut Amon, bahwa ia adalah seorang pengendali darah. Tetapi Amon membantahnya dan mengatakan ia bukan seorang pengendali, dan mukanya terbakar terkena api. Kemudian Amon pun mengeluarkan Tenzin dan anak-anaknya dalam keadaan terikat. Korra dan Mako pun membebaskan Tenzin dan anak-anaknya dan mereka pun harus melawan Amon. Mereka pun saling mengejar, dan akhirnya Amon pun mengeluarkan pengendalian darahnya untuk mendapatkan avatar dan menghilangkan elemen-elemen yang ia punya. Ketika semua pengendalian Korra hilang, Amon pun ingin menghilangkan elemen api Mako. Ketika pengendalian api Mako hampir dihilangkan, Korra dapat mengendalikan elemen udara, dan akhirnya ia pun dapat mengalahkan Amon. Para pengikut Amon pun melihatnya menggunakan pengendalian air dan kemudian pergi. Amon pun menjemput adiknya dan pergi menggunakan kapal boat. Karena Tarlock ingin Noatak mati agar masalah ini tuntas, maka ia pun melakukan bunuh diri bersama kakaknya di kapal.

Di Kutub Selatan, Katara mencoba mengembalikan pengendalian elemen pada Korra, tetapi tidak bisa. Korra pun merasa sangat sedih dan terpukul, orang-orang yang menunggunya pun juga tidak tahu harus berbuat apa. Mako pun menghibur Korra dengan menyatakan perasaannya, tetapi Korra tidak memedulikannya. Ketika ia keluar dan menyendiri, ia pun menangis dan ketika itu Avatar Aang datang. Korra pun telah terhubung dengan para avatar. Aang pun mencoba mengembalikan pengendaliannya. Kemudian Korra pun telah memiliki semua pengendalian elemennya. Mako melihatnya, lalu Korra pun menyatakan perasaannya. Setelah itu, Korra pun bisa mengembalikan pengendalian tanah Beifong dengan bantuan avatarnya.

sumber : http://uiita.wordpress.com/2013/01/15/sinopsis-avatar-the-legend-of-korra/

Sinopsis August Rush

Sinopsis August Rush



Buat yang suka musik rasa-rasanya pasti sudah tahu film musikal yang satu ini. Apalagi film ini banyak mendapatkan nominasi Piala Oscar. Nah, untuk yang belum tahu, ini dia review salah satu film favoritku.


August Rush adalah sebuah film tentang keajaiban musik. Berkisah tentang seorang anak laki-laki berusia 11 tahun, Evan Taylor 'August Rush' (Freddie Highmore), yang memiliki bakat luar biasa didalam musik. Evan tidak pernah mendengarkan musik dari instrumen asli, karena di panti asuhan yang ia tinggali sejak kecil melarang untuk membunyikan musik. Bakatnya datang secara alami karena instingnya yang begitu kuat terhadap musik yang berasal dari alam sekitar.


Diawal film diceritakan kisah bagaimana orang tua Evan bertemu. Ibunya, Lyla Novacek (Keri Russell), adalah seorang wanita cantik dan pemain selo terkenal. Sedang Ayahnya, Louis Connelly (Jonathan Rhys Meyers), adalah seorang vokalis sekaligus gitaris dalam sebuah band klab. Lyla dan Louis saling jatuh cinta sejak pertama kali mereka bertemu di sebuah acara pesta di kota New York. Sayangnya, pertemuan tersebut hanya berlangsung satu malam karena mereka harus memilih jalan berbeda. Baik Lyla maupun Louis, memilih berhenti bermain musik sejak mereka berpisah.


Namun, tanpa diketahui Louis, pertemuan tersebut menyebabkan Lyla mengandung anak mereka. Ayah Lyla, Thomas Novacek (William Sadler), tidak menginginkan kehadiran bayi itu karena tidak ingin hal tersebut merusak karier Lyla. Maka ketika persalinan berlangsung, Thomas mengambil dan menaruhnya di sebuah panti asuhan. Ia membohongi Lyla bahwa bayinya tidak dapat diselamatkan.


Evan selalu merasa bahwa orang tuanya selalu menanti kehadirannya. Dan ia percaya bahwa musik akan mempertemukannya dengan kedua orangtuanya. Maka ia memilih untuk kabur dari panti asuhan dan mengunjungi New York untuk mencari mereka. Dalam perjalanannya, Evan bertemu dengan seorang anak laki-laki penyanyi jalanan, Arthur (Leon Thomas III). Dia sangat kagum melihat instrumen gitar yang dimainkan oleh Arthur. Ini adalah kali pertama ia mendengar musik yang sesungguhnya. Ia ingin mempelajarinya, maka ia mengikuti Arthur, dan membawanya ke tempat anak-anak jalanan yang mencintai musik. Anak-anak itu adalah asuhan seorang pria paruh baya yang mempekerjakan anak-anak jalanan, Maxwell 'Wizard' Wallace (Robin Williams).


Awalnya kehadiran Evan tidak diinginkan di tempat ini. Namun, secara mengejutkan ia menampilkan sebuah permainan gitar yang menakjubkan padahal dia belum pernah diajarkan sedikit pun. Bahkan dia tidak tahu cara memegang gitar yang benar, namun nada-nada yang dimainkannya seperti seorang pemain gitaris handal. Wizard sangat kagum, dan akhirnya dia menjadikan Evan anak kesayangannya. Wizard-lah yang memberikan Evan nama 'August Rush'. Evan lalu mendapatkan uang melalui profesinya sebagai penyanyi jalanan.


Evan masuk ke dalam daftar anak hilang dari panti asuhan dan membuat ia dicari-cari oleh polisi. Namun ia tidak ingin kembali ke panti asuhan, dan Wizard menyuruhnya melarikan diri dari tempat ia tinggal. Pelariannya membuatnya sampai ke sebuah gereja. Disana ia bertemu dengan seorang anak perempuan, Hope (Jamia Simone Nash). Hope mengajarkannya cara bermain piano dengan teknik-teknik dasar. Namun, lagi-lagi secara menakjubkan justru Evan menunjukkan kemampuannya melebihi dari apa yang baru dipelajarinya. Dan itu membuat pengurus gereja memasukkannya ke sekolah musik terkenal di New York, Juilliard.


Permainan musik Evan seperti memberikan firasat kepada Lyla maupun Louis. Lyla selalu merasa bahwa anaknya masih hidup. Dan perasaannya memang benar. Ia mendapat pengakuan dari ayahnya yang sedang sakit bahwa anaknya disimpan disebuah panti asuhan. Lyla mencari Evan yang telah kabur dari panti asuhan. Selama 11 tahun Louis juga selalu merasa bahwa hatinya tidak dapat lepas dari Lyla. Maka, ia pun mencari Lyla. Musik Evan juga membuat jiwa mereka tergerak untuk kembali bermain musik.


Wow guys, jarang-jarang ya aku menulis sinopsis sepanjang ini! Ini sih bukan sinopsis lagi ya, hehe. Aku sudah nonton film ini berkali-kali jadi ceritanya melekat di kepala. Nah, untuk bagian akhirnya (yang paling menakjubkan) aku sisakan untuk bikin kalian penasaran.


Bagaimanapun, percuma musik musik atau apalah bila kita melupakan akhirat ya sobat.. Jangan hilangkan jatidiri kita sebagai seorang muslim!


Semoga Allah mejaga iman dan islam kita selamanya aamiin.

sumber : http://indriseptianti.blogspot.com/2012/10/sinopsis-august-rush-2007.html

Sunday, June 2, 2013

Sinopsis a Werewolf Boy

Sinopsis a Werewolf Boy






A werewolf boy part 1

Matahari belum menampakkan diri. Seisi rumah masih tertidur. Namun sang nenek telah bangun dan bersiap-siap. Ia membuka laci pakaiannya dan mengeluarkan sebuah sweater kuning. Tampaknya sweater itu telah cukup tua. Sang nenek berpakaian rapi dan mematut dirinya di cermin, menyadari kerutan-kerutan yang telah muncul di wajahnya. Ia adalah Kim Su Ni.

Nenek Kim melihat ponselnya dan tidak menemukan pesan apapun. Ia duduk di ruang tamu yang masih gelap, seakan sedang menunggu seseorang.



Seisi rumah telah bangun dan mereka sarapan bersama Nenek Kim. Nenek Kim tinggal bersama puteri, menantunya, juga cucu lelakinya di Amerika. Ia masih memiliki seorang cucu perempuan bernama Eun Joo yang saat ini kuliah di Korea.

Nenek Kim tampaknya sangat menyayangi cucu perempuannya ini. Ia ternyata menanti telepon Eun Joo sejak pagi. Ibu Eun Joo berkata Eun Joo telah menelepon kemarin malam dan menanyakan keadaan neneknya. Nenek Kim menggerutu karena Eun Joo tidak meneleponnya langsung.

Ayah Eun Joo berkata hari sudah malam ketika Eun Joo menelepon dari Korea. Ibu Eun Joo berkata mungkin Eun Joo sudah memiliki kekasih. Semuanya terkejut. Nenek Kim hanya tersenyum dan menganggapnya hal yang wajar, sedangkan ayah Eun Joo sangat protektif terhadap puterinya.



Telepon berdering. Ibu Eun Joo mengangkatnya. Itu adalah panggilan telepon untuk Nenek Kim dari Korea. Namun bukan Eun Joo yang meneleponnya. Begitu Nenek Kim mendengar apa yang dikatakan si penelepon, ia nampak terdiam dan merenung. Anak dan menantunya nampak khawatir. Nenek Kim melihat mereka dan berkata ia harus ke Korea.



Setibanya di Korea, Nenek Kim dijemput oleh Eun Joo (Park Bo Young). Mereka berpelukan dengan gembira. Eun Joon mengantar neneknya ke suatu tempat. Selama perjalanan ia menceritakan kuliahnya. Ibu Eun Joo sempat menelepon untuk menanyakan keadaan ibunya. Nenek Kim menenangkan pada puterinya kalau ia sudah makan dan minum obat. Ibu Eun Joo masih khawatir ibunya bepergian dalam usia yang sudah lanjut.



Nenek Kim dan Eun Joo tiba di tempat tujuan. Dulu Nenek Kim pernah tinggal di tempat itu. Lokasinya jauh dari kota dan cukup terpencil. Eun Joo berpendapat tempat itu menyeramkan, rasanya seakan-akan ada monster yang akan keluar.

Mendengar itu, Nenek Kim berkata ia juga merasa hal yang sama ketika baru pindah ke sini. Eun Joo bertanya berapa usia neneknya waktu itu. Nenek Kim berkata kira-kira seusia Eun Joo, saat ia masih cantik. Ia memandang rumah besar tua di hadapannya.



47 tahun lalu….

Dari rumah yang sama keluar seorang pria mengenakan jas hujan dan membawa sebuah ember. Kondisi rumah itu tampak menyeramkan karena tidak terawat. Hujan turun dengan sangat deras. Pria itu berjalan masuk ke gudang yang terletak di luar rumah.

Sebelum masuk, ia sempat mengambil sebatang besi yang memang disimpan di luar gudang. Anjing-anjing dalam gudang itu menyalak riuh begitu pria itu masuk. Pria itu berjalan sempoyongan, tampaknya ia kesakitan.



Pria itu berhenti di depan pintu yang terletak di ujung gudang. Ia menjatuhkan ember yang dibawanya ke lantai. Embar itu berisi potongan daging. Pria itu membuka gembok yang terpasang pada pintu.

Terdengar suara menggeram dari balik pintu. Anjing-anjing mendadak berhenti menyalak. Pria itu memukul pintu dengan tongkat besi yang dibawanya dan berteriak menyuruh diam. Pria itu membuka selot pintu. Tiba-tiba ia terkena serangan jantung dan jatuh ke tanah. Mati.



Beberapa waktu kemudian…..

Seorang gadis muda membuka pintu gudang yang sama. Ia terbatuk-batuk karena gudang itu kotor dan berbau. Ia adalah Kim Su Ni muda (diperankan oleh Park Bo Young). Ia dan keluarganya baru pindah ke rumah ini.

Para tetangga membantu kepindahan mereka. Tampaknya kesehatan Su Ni kurang baik karena ibunya melarangnya untuk membantu. Sementara Sun Ja (adik Su Ni) dan anak-anak tetangga yang masih kecil ikut membantu memindahkan barang-barang. Su Ni berkata pada ibunya kalau ia tidak apa-apa dan bisa membantu.



Seorang pemuda berpakaian necis tiba di rumah itu. Tampangnya saja sudah terlihat menyebalkan karena terkesan arogan. Saat para tetangga meminta bantuannya untuk menurunkan lemari dari truk, ia hanya memandang mereka dengan tatapan sok.

Ibu Su Ni tampaknya tak mau mencari masalah dengan pemuda itu dan menawarkan diri untuk membantu menurunkan lemari itu.

Di saat ibu Su Ni bersusah payah mengangkut lemari dan para tetangga mondar-mandir memindahkan barang, pemuda itu dengan enteng berjalan-jalan di dekat mereka sambil menceritakan rumah musim panas milik ayahnya di dekat sana.

Ibu Su Ni berterima kasih pada pemuda itu namun Su Ni meminta ibunya berhenti bicara (berterima kasih) pada pemuda itu. Tampaknya ia tidak suka pada pemuda itu.



Sebagai rasa terima kasih pada para tetangga yang telah membantu, ibu Su Ni menjamu mereka makan malam.

Seorang tetangga menanyakan di mana ayah Su Ni. Su Ni terdiam mendengar pertanyaan itu. Ibu Su Ni berkata suaminya meninggal tahun lalu. Sekarang ia bekerja sebagai editor di rumah sambil membesarkan anak-anak.

Su Ni hendak menyendok sup tapi para tetangganya menyendok sup langsung dari pancinya. Su Ni tak jadi mengambilnya.

Tetangga yang membantu mereka adalah orang-orang yang tinggal di dekat sana. Hanya seorang nenek dengan kedua cucunya, dan sepasang suami istri. Tidak ada lagi tetangga yang lain. Ahjusshi tetangga berkata ia telah lima tahun tinggal di desa ini tapi baru kali ini masuk ke dalam rumah ini.



Su Ni sangat tidak terbiasa melihat orang-orang yang makan dengan begitu berantakan. Apalagi tetangga ahjusshi bahkan terbatuk-batuk hingga nasi di mulutnya tersembur ke mana-mana. Selera makan Su Ni langsung hilang.

Ibu Su Ni pun sebenarnya terkejut dengan tingkah laku para tetangganya tapi ia dan Sun Ja bisa beradaptasi dengan mudah. Ia bertanya apakah ada orang yang tinggal di rumah ini sebelumnya. Ahjusshi berkata tentu saja ada. Tapi orang itu tidak pernah keluar rumah hingga ia tidak tahu pekerjaannya apa.

Pemilik rumah yang lama mati karena serangan jantung. Ia bercerita kalau pemilik rumah itu memelihara serigala di gudang depan rumah.

Ibu Su Ni tertegun, untuk apa memelihara serigala. Apa untuk dimakan? Nenek tetangga berkata orang itu tampaknya mempelajari sesuatu tentang serigala karena ia selalu berjalan naik-turun membawa buku besar.



Para tetangga menanyakan sekolah Su Ni dan Sun Ja. Sun Ja kelas 5 SD. Mereka menerka Su Ni murid SMA. Ibu Su Ni melihat Su Ni yang sedang berada di dapur dengan khawatir. Su Ni hanya menunduk di dekat bak cuci piring.

Ibu Su Ni memberitahu para tetangganya kalau Su Ni tidak bersekolah. Para tetangga terdiam tak enak hati. Su Ni menaruh makanan tambahan di meja lalu pamit pada ibunya untuk mencari udara segar di luar.



Ibu Su Ni akhirnya menjelaskan pada para tetangga kalau ia sebenarnya tidak mampu memiliki rumah besar tapi pindah ke sini karena penyakit Su Ni. Dokter menganjurkan Su Ni dirawat di rumah. Paru-paru Su Ni bermasalah dan ia sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian persamaan.

“Sudah lama aku tidak melihat senyum putriku,” kata ibu Su Ni dengan sedih.

“Kakakku tidak memiliki teman sama sekali,” kata Sun Ja.

Nenek merasa kasihan pada Su Ni sementara ahjumma tetangga menghibur kalau ia juga tidak bersekolah. Ahjusshi bertanya siapa pemuda yang rambutnya berminyak tadi.

“Ia adalah putera dari rekan bisnis suamiku,” jawab ibu Su Ni.

“Jadi ia tidak tinggal di sini?” tanya ahjumma. Ia berkata pemuda itu sepertinya anak manja. Nenek juga tidak suka melihat pemuda itu diam saja saat semua orangtua bekerja (di Korea orangtua sangat dihormati). Ahjusshi bertanya mengapa pemuda itu datang ke sini.

“Dia membeli rumah ini,” kata ibu Su Ni. Dengan kata lain, pemuda itu adalah pemilik rumah. Para tetangga pun bengong.



Ibu Su Ni sangat mengantuk. Ia mengantar Su Ni pergi tidur dan berjanji akan membersihkan rumah ini besok pagi. Su Ni menyuruh ibunya segera tidur.

Setelah ibunya pergi, Su Ni menyalakan lampu baca lalu mengeluarkan diarinya. Ia menulis sambil menangis, “ Bayangan gelap dalam diriku. Keberadaanku tidak berarti. Membusuk dan pembusukan. Kematian, jiwaku!”

Ia menelungkup dan menangis tersedu-sedu. Tiba-tiba ia duduk, karena mendengar sesuatu dari luar jendela. Tak ada apapun. Ia kembali menelungkup. Terdengar suara yang lebih keras.



Su Ni segera lari membangunkan adiknya. Sun Ja berteriak kesal mengadu pada ibunya karena Su Ni mengganggunya tidur. Su Ni tak tega membangunkan ibunya yang kelelahan setelah pindahan tadi. Ia memberanikan diri keluar sendirian.

Sambil menahan rasa takut, Su Ni mengambil sekop dan berjalan menuju gudang (karena ia mendengar suara dari dalam sana). Ia menatap pintu yang tertutup di ujung gudang. Pelan-pelan ia berjalan menuju pintu sambil menghunus sekopnya.

Su Ni membuka pintu yang tidak terkunci. Dalam kegelapan, ia melihat sesosok makhluk merangkak pelan-pelan menuju ke arahnya. Su Ni gemetar ketakutan, tanpa sadar ia berjalan mundur.

Makhluk itu semakin mendekat. Su Ni berteriak sekuat tenaga. Makhluk itu menggeram kaget, lalu melompat menerjang Su Ni kemudian melarikan diri.



Su Ni terjatuh karena tertabrak makhluk itu. Ibu Su Ni dan Sun Ja terbangun mendengar jeritan Su Ni. Mereka menemukan Su Ni di gudang dan membantunya keluar dari sana. Su Ni masih lemas karena peristiwa yang baru saja dialaminya. Dari balik pohon, sepasang mata berwarna merah mengawasi mereka dan menggeram.



Keesokan harinya, ahjumma dan ahjusshi mendengar kejadian itu dari ibu Su Ni. Mereka berpendapat mungkin saja masih ada serigala yang tertinggal. Ahjumma menanyakan keadaan Su Ni. Su Ni yang sedang menjemur pakaian mengangguk pada tetangganya. Ahjumma memberikan sekeranjang kentang rebus pada ibu Su Ni.

Su Ni kembali menjemur pakaian. Tapi tiba-tiba ia melihat sesuatu di bawah tumpukan kayu di samping rumah. Ia menyuruh ibunya melihat ke arah yang sama. Menyadari apa yang dilihatnya, ibu Su Ni berteriak memanggil ahjusshi tetangga. Tapi ahjusshi tetangga sudah jauh.



Ibu Su Ni mengambil sapu untuk berjaga-jaga. Ia bertanya apakah itu yang dilihat Su Ni semalam.

“Mungkin ya, mungkin tidak,” kata Su Ni antara takut dan ingin tahu.

Ibu Su Ni mencoba menghalau makhluk itu. Makhluk itu terlihat menunduk. Ibu Su Ni mengubah taktik. Ia mengulurkan tangannya dan berdecak menyuruh makhluk itu keluar.



Makhluk itu bergerak maju. Kuku tangannya sangat hitam dan kotor. Rambutnya gondrong dan berantakan. Pakaiannya penuh lubang dan tubuhnya banyak luka gores. Makhluk itu ternyata seorang pemuda (Song Joong Ki^^).

“Siapa kau?” tanya ibu Su Ni.



Pemuda kotor itu mengarahkan pandangannya pada sekeranjang kentang rebus di atas meja. Ibu Su Ni dengan takut-takut melemparkan sebutir kentang rebus pada pemuda kotor itu.

Pemuda kotor itu melihat ke arah Su Ni dengan waspada. Melihat Su Ni diam, ia segera mengambil kentang itu dan memakannya habis. Ia memandang keranjang kentang itu dengan penuh harap.



Su Ni mengeluh pemuda itu sangat bau. Ibu Su Ni hendak memberikan seluruh kentang pada pemuda kotor itu. Su Ni menahannya, ia ingin pemuda kotor itu pergi. Tapi ibu Su Ni yang berhati lembut tak tega melihat pemuda itu kelaparan.

Ia menaruh keranjang kentang di hadapan pemuda kotor itu. Pemuda itu langsung menerkam kentang-kentang itu seperi seekor anjing kelaparan.

Ibu Su Ni dan Su Ni meneruskan menjemur sementara pemuda itu sibuk bermain dengan keranjang kentang yang telah kosong. Mereka bertanya-tanya mengapa pemuda itu tidak pergi juga padahal sudah kenyang.



Ibu Su Ni akhirnya memanggil polisi setempat dan para tetangga. Parahnya si pemuda berambut minyak, Ji Tae, juga datang. Ia menganggap pemuda kotor itu pengemis dan seharusnya diusir saja.

Pemuda kotor itu meringkuk di atas meja sambil memperhatikan keadaan sekelilingnya. Tampaknya ia tertarik pada pensil pak polisi yang terjatuh.



Polisi desa berkata ia tidak membantu ibu Su Ni. Ia membaca dari sebuah surat kabar, ada 60 ribu anak-anak yang terlantar karena perang. Mungkin saja pemuda ini salah satunya. Pemuda ini sepertinya berusia 18 tahun jadi panti asuhan tidak akan mau menerima.

Polisi itu terus bergerak mendekati pemuda kotor itu. Pemuda itu bergerak-gerak gelisah. Polisi memperhatikan ada luka pada wajah pemuda itu. Saat ia hendak lebih mendekat tiba-tiba pemuda itu menggeram keras. Kontan semua orang terkejut dan melompat mundur.



Ibu Su Ni berkeras ingin membawa pemuda itu ke kantor polisi agar bisa diselidiki asal-usulnya. Polisi itu tidak bisa apa-apa karena takut dihukum atasannya.

Ji Tae tak sabar lagi. “Tendang saja ia keluar!” katanya kesal. Ia menatap pemuda kotor itu dengan penuh kebencian. Pemuda kotor itu menatapnya sambil menggeram pelan. Sebenarnya Ji Tae agak takut tapi ia tidak mau memperlihatkannya.

Polisi berjanji untuk menyelidikinya dan meminta ibu Su Ni menjaganya sementara waktu. Ibu Su Ni keberatan tapi polisi berkata pemuda itu anak terlantar. Diam-diam Su Ni mengintip. Pemuda kotor itu menoleh memergoki Su Ni. Su Ni memalingkan wajahnya dan kembali ke kamarnya.



Ibu Su Ni berusaha mengurus ke kantor daerah agar pemuda yang ia temukan bisa dimasukkan ke panti asuhan. Tapi kantor daerah malah menyuruh ibu Su Ni meminta bantuan polisi, padahal ibu Su Ni datang ke kantor daerah atas anjuran polisi. Intinya mereka tidak mau menerima pemuda itu.

Ibu Su Ni terpaksa membawa kembali pemuda itu ke rumahnya. Pemuda itu nampaknya sangat menyukai pensil. Ia terus memegangi pencil dan membuat coretan-coretan yang tidak beraturan. Sun Ja yang baru pulang dari sekolah terkejut melihat ada pemuda aneh di rumahnya.



Pemuda kotor itu menatap air hangat di hadapannya. Ibu Su Ni terkejut karena air mandi malah diminum pemuda itu. Ia melarang pemuda itu meminum air tapi pemuda itu malah menggeram. Ibu Su Ni tidak takut. Ia kembali memarahi pemuda itu seperti memarahi puteranya sendiri dan membuka baju pemuda itu dengan paksa.

Ibu Su Ni memandikan pemuda itu dan menggosoknya keras-keras. Walau sambil mengomel tapi ibu Su Ni orang yang berhati lembut dan baik hati. Ia menyadari walau pemuda itu tidak tahu apa-apa tapi masih tahu malu karena menolak melepaskan celananya. Pemuda itu malah tertidur karena keenakan dimandikan.



Pemuda itu sekarang telah bersih. Tapi begitu melihat makanan yang tersaji di atas meja, ia langsung menerjang dan memasukkan semua ke mulut. Bahkan sup pun ia raup dengan tangan dan langsung dimasukkan ke mulut. Pemuda yang tak tahu tata krama sama sekali. Tidak tahu sopan santun. Tidak bisa bicara. Manusia, tapi tidak seperti manusia.

Ibu Su Ni mengasihani pemuda itu yang dianggapnya kelaparan selama ini. Tapi Su Ni tidak menyukai pemuda aneh ini. Ia marah begitu tahu ibunya berencana merawat pemuda itu selama beberapa hari sambil menunggu kabar dari kantor daerah.



Pemuda itu diberi sebuah kamar kecil beserta perlengkapan tidur untuk tidur. Ia gelisah begitu terkunci dalam kamar yang asing baginya. Ia mondar-mandir sambil mendengking seperti anjing ketakutan. Lalu ia naik ke atas lemari dan melolong seperti serigala di depan jendela. Ibu Su Ni masuk dan menarik pemuda itu turun sambil mengomelinya.



Su Ni menolak makan bersama keluarganya selama pemuda itu masih tinggal di rumahnya. Karena ibu Su Ni harus pergi ke kantor pos, ia meninggalkan Su Ni bersama pemuda itu.

Su Ni hendak mengambil buku-bukunya yang belum dikeluarkan dari kardus. Kardusnya terletak di tumpukan paling bawah. Ia menoleh, melihat pemuda itu sedang asik mencoreti lantai dengan pensil. Sadar tak bisa meminta bantuan pemuda aneh itu, Su Ni berusaha menurunkan kardus-kardus di atas kardusnya. Tapi kardus-kardus itu terlalu berat.



Tiba-tiba sebuah bayangan bergerak mendekatinya. Su Ni merasa seseorang mendekatinya. Ia berbalik dan melihat pemuda aneh itu menghampirinya dengan tatapan aneh. Su Ni ketakutan. Tapi ia berusaha tidak memperlihatkan rasa takutnya dan menyuruh pemuda itu pergi.

Pemuda itu semakin mendekat hingga Su Ni berteriak-teriak. Saking takutnya Su Ni terjatuh. Ia terus berteriak-teriak. Pemuda itu mengulurkan keduanya dan semakin mendekati Su Ni.



Pemuda itu menunduk di atas tubuh Su Ni. Su Ni pun berteriak histeris sambil memukuli pemuda itu dan menjambaki rambutnya. Teriakannya berhenti saat ia menyadari ternyata pemuda itu mengangkat kardus-kardus di atas kardus Su Ni. Pemuda itu memandang Su Ni dengan tatapan polos.



Su Ni buru-buru mengambil kardusnya. Pemuda itu menjatuhkan kardus yang dipegangnya dan menggeram saat melihat Su Ni berdiri. Mungkin berjaga-jaga siapa tahu Su Ni hendak memukulinya lagi.

Su Ni merasa tak enak hati karena telah berburuk sangka pada pemuda itu (padahal udah heboh banget :D). Ia mengulurkan sebuah jagung rebus. Pemuda itu langsung menyambarnya dan pergi sambil menggerogoti jagung. Lalu kembali berlutut dan menulisi lantai.



Tiba-tiba Ji Tae masuk ke rumah. Su Ni sebal melihatnya dan tidak mengacuhkannya. Ji Tae hendak membantu Su Ni membereskan kardus yang berserakan karena tadi dijatuhkan pemuda aneh itu. Tapi satu kardus pun tidak mampu ia angkat. Hmmm…berarti tenaga pemuda itu luar biasa.

Kesal karena malu tak bisa mengangkat satu kardus pun, Ji Tae mengomeli Su Ni dan keluarganya. Ia lalu melihat pemuda aneh itu masih ada di sana. Su Ni tahu Ji Tae orang yang suka mencari gara-gara. Ia menyuruh Ji Tae pergi dengan alasan ia harus belajar.



Ji Tae malah meraih tangan Su Ni dan berkata Su Ni tidak perlu belajar dan ikut ujian persamaan. Cukup menikah dengannya dan memasak untuknya. Su Ni menepis tangan Ji Tae, menyuruhnya melepaskan tangannya. Tapi Ji Tae tak mau melepasnya. Ia akan segera berangkat ke Seoul jadi ingin berduaan dengan Su Ni. Duh ini orang nyebelin banget, padahal dia mau maen juga di Gu Family Secret bareng Lee Seung Gi >,<

Tiba-tiba cengiran lebar di wajah Ji Tae berganti dengan kernyitan menahan sakit. Rupanya pemuda aneh itu mencengkeram tangan Ji Tae kuat-kuat. Ji Tae mengaduh-aduh setelah tangannya dilepas pemuda itu. Pemuda itu terus menatap Ji Tae dengan pandangan dan sikap mengancam, seperti seekor anjing yang sedang melindungi tuannya.



Ji Tae masih berusaha sombong tapi ia tak bisa menutupi rasa takutnya melihat sikap pemuda itu. Setelah mengancam pemuda itu, Ji Tae pergi dari rumah Su Ni.



Su Ni dengan canggung berterima kasih atas bantuan pemuda itu. Pemuda itu dengan cuek kembali menekuni lantai dengan pensilnya seolah tak terjadi apapun.

Tapi kejadian tadi nampaknya telah mengubah kesan Su Ni pada pemuda aneh itu.

Wednesday, May 29, 2013

Sinopsis Sang Pencerah

Sinopsis Sang Pencerah




Film Sang Pencerah ini mengambil setting di Kota Jogyajakarta pada tahun 1867-1912.
Sepulang dari Mekah, Darwis muda (Ihsan Taroreh) mengubah namanya menjadi Ahmad Dahlan. Seorang pemuda usia 21 tahun yang gelisah atas pelaksanaan syariat Islam yang melenceng ke arah Bid’ah /sesat

Melalui Langgar / Surau nya Ahmad Dahlan (Lukman Sardi) mengawali pergerakan dengan mengubah arah kiblat yang salah di Masjid Besar Kauman yang mengakibatkan kemarahan seorang kyai penjaga tradisi, Kyai Penghulu Kamaludiningrat (Slamet Rahardjo) sehingga surau Ahmad Dahlan dirobohkan karena dianggap mengajarkan aliran sesat. Ahmad Dahlan juga di tuduh sebagai kyai Kafir hanya karena membuka sekolah yang menempatkan muridnya duduk di kursi seperti sekolah modern Belanda.

Ahmad Dahlan juga dituduh sebagai kyai Kejawen hanya karena dekat dengan lingkungan cendekiawan Jawa di Budi Utomo. Tapi tuduhan tersebut tidak membuat pemuda Kauman itu surut. Dengan ditemani isteri tercinta, Siti Walidah (Zaskia Adya Mecca) dan lima murid murid setianya : Sudja (Giring Nidji), Sangidu (Ricky Perdana), Fahrudin (Mario Irwinsyah), Hisyam (Dennis Adishwara) dan Dirjo (Abdurrahman Arif), Ahmad Dahlan membentuk organisasi Muhammadiyah dengan tujuan mendidik umat Islam agar berpikiran maju sesuai dengan perkembangan zaman

Sepulang dari Mekah, Darwis muda (Muhammad Ihsan Tarore) mengubah namanya menjadi Ahmad Dahlan. Seorang pemuda usia 21 tahun yang gelisah atas pelaksanaan syariat Islam yang melenceng ke arah sesat, Syirik dan Bid’ah.

Dengan sebuah kompas, dia menunjukkan arah kiblat di Masjid Besar Kauman yang selama ini diyakini ke barat ternyata bukan menghadap ke Ka’bah di Mekah, melainkan ke Afrika. Usul itu kontan membuat para kiai, termasuk penghulu Masjid Agung Kauman, Kyai Penghulu Cholil Kamaludiningrat (Slamet Rahardjo), meradang. Ahmad Dahlan, anak muda yang lima tahun menimba ilmu di Kota Mekah, dianggap membangkang aturan yang sudah berjalan selama berabad-abad lampau.

Walaupun usul perubahan arah kiblat ini ditolak, melalui suraunya Ahmad Dahlan (Lukman Sardi) mengawali pergerakan dengan mengubah arah kiblat yang salah. Ahmad Dahlan dianggap mengajarkan aliran sesat, menghasut dan merusak kewibawaan Keraton dan Masjid Besar.

Bukan sekali ini Ahmad Dahlan membuat para kyai naik darah. Dalam khotbah pertamanya sebagai khatib, dia menyindir kebiasaan penduduk di kampungnya, Kampung Kauman, Yogyakarta. “Dalam berdoa itu cuma ikhlas dan sabar yang dibutuhkan, tak perlu kiai, ketip, apalagi sesajen,” katanya. Walhasil, Dahlan dimusuhi.

Langgar kidul di samping rumahnya, tempat dia salat berjemaah dan mengajar mengaji, bahkan sempat hancur diamuk massa lantaran dianggap menyebarkan aliran sesat.

Dahlan, yang piawai bermain biola, dianggap kontroversial. Ahmad Dahlan juga di tuduh sebagai kyai Kafir karena membuka sekolah yang menempatkan muridnya duduk di kursi seperti sekolah modern Belanda, serta mengajar agama Islam di Kweekschool atau sekolah para bangsawan di Jetis, Yogyakarta.

Ahmad Dahlan juga dituduh sebagai kyai Kejawen hanya karena dekat dengan lingkungan cendekiawan priyayiJawa di Budi Utomo. Tapi tuduhan tersebut tidak membuat pemuda Kauman itu surut. Dengan ditemani isteri tercinta, Siti Walidah (Zaskia Adya Mecca) dan lima murid murid setianya : Sudja (Giring Ganesha), Sangidu (Ricky Perdana), Fahrudin (Mario Irwinsyah), Hisyam (Dennis Adhiswara) dan Dirjo (Abdurrahman Arif), Ahmad Dahlan membentuk organisasi Muhammadiyah dengan tujuan mendidik umat Islam agar berpikiran maju sesuai dengan perkembangan zaman.

sumber : wikipedia

Sinopsis Sang Kyai

Sinopsis Sang Kyai




Tahun 1942 Jepang melakukan ekspansi ke Indonesia. Di Jawa Timur, beberapa KH dari beberapa pesantren ditangkapi karena melakukan perlawanan. KH Hasyim Asy'ari sebagai pimpinan Pondok Pesantren Tebu Ireng ditangkap karena dianggap menentang Jepang. Penangkapan ini membuat kericuhan di Tebu Ireng, dan menimbulkan reaksi dari para putra beliau; KH Wahid Hasyim, Karim Hasyim dan Yusuf Hasyim serta deretan para santri: Baidlowi (menantu beliau), Kang Solichin, orang kepercayaan, serta tiga santri muda; Harun, Kamid dan Abdi.

Penangkapan itu membuat situasi pesantren kacau. Maisyaroh–lebih kerap disebut Nyai Kapu–istri KH Hasyim Asy'ari, diungsikan ke daerah Denaran. KH Wahid Hasyim bersama Wahab Hasbullah meminta agar KH Hasyim Asy'ari dibebaskan. Kepala Kempetei yang menahan beliau, tidak bersedia membebaskan. Bahkan KH Hasyim Asy'ari dipindah penjara hingga tiga kali. Mulai dari penjara Jombang, Mojokerto hingga ke penjara Bubutan Surabaya. KH Wahid Hasyim dan KH Wahab Hasbullah lalu meminta bantuan Abdul Hamid Ono, orang Jepang, kenalan keluarga. Sementara proses berlangsung, KH Wahid Hasyim dan KH Wahab Hasbullah mengadakan pertemuan NU di Jakarta, dengan agenda membebaskan para Kiai. Dalam pertemuan tersebut dicapai kesepakatan jalan damai.

Sepeninggal KH Hasyim Asy'ari, sebagian santri memilih hengkang dari pesantren. Harun dan Kamid yang membuntuti saat KH Hasyim Asy'ari ditangkap, mengalami nasib tragis. Kamid ditembak mati, saat kepergok dengan patroli tentara Jepang. Kematian Kamid dan penangkapan KH Hasyim Asy'ari memunculkan kemarahan dalam diri Harun. Berbeda dengan Abdi yang memilih jalan damai mengikuti langkah KH Wahid Hasyim, Harun memilih ikut para militan dalam mencuri ransum tentara Jepang.

Jepang membebaskan para Kiai, termasuk KH Hasyim Asy'ari. Mereka mempertimbangkan bahwa membebaskan para Kiai agar bisa diajak kerjasama. Jepang bahkan mendudukkan KH Hasyim Asy'ari sebagai ketua Masyumi (Majelis Syuro Muslimin Indonesia). Karena tidak berkedudukan di Jakarta, KH Hasyim Asy'ari melimpahkan wewenang pada KH Wahid Hasyim. Beliau memilih menetap di Tebu Ireng.

Melalui Masyumi Jepang minta rakyat melipatgandakan hasil bumi, bahkan melalui ceramah di masjid. Shumubu (departemen agama) yang dipimpin Husein Djajadingrat dan petinggi Shumubu, Wirohadjono melalui media "Suara Muslimin" meminta Masyumi agar menyitir ayat-ayat dalam menggerakkan pengumpulan hasil bumi. Ketegangan antara Masyumi dan Shumubu mulai.

Harun mempertanyakan hal ini pada KH Hasyim Asy'ari. Ia merasa Masyumi berpihak pada Jepang. KH Hasyim Asy'ari menjawab bahwa Masyumi hanya berpihak pada pembesar-pembesar yang adil. Harun kecewa dan keluar dari lingkup pesantren. Abdi yang mengetahui hal itu mencegah. Menurutnya, Harun tidak dapat membaca rencana KH Hasyim Asy'ari. Tapi Harun bersikukuh untuk pergi dari situ.



Jepang kemudian mengukuhkan KH Hasyim Asy'ari sebagai ketua Shumubu sekaligus ketua Masyumi. KH Hasyim Asy'ari menerima jabatan tersebut dengan pertimbangan untuk berjuang lewat dalam. Beliau bisa menolak perintah para santri masuk Heiho, malah terbentuk barisan Hizbullah.

Jepang mulai mengalami kalah perang, tapi mengembalikan kedaulatan kepada Sekutu. Utusan Presiden Soekarno menghadap KH Hasyim Asy'ari. Pesan Presiden Soekarno itu soal hukumnya membela tanah air. Terjadilah Resolusi Jihad di Surabaya. Para Santri bersiap untuk berjihad. Pada titik ini, Harun mulai terbuka matanya. Peristiwa tewasnya Mallaby ini adalah awal perang dahsyat 10 November 1945 yang melibatkan rakyat, berbagai barisan pemuda serta laskar Hizbullah bentukan KH Hasyim Asy'ari yang terdiri dari para santri.

Sumber Reffrensi : http://filmindonesia.or.id/movie/title/lf-s008-13-020007_sang-kiai

Sinopsis Habibi dan Ainun

Sinopsis Habibi dan Ainun



Semua orang di indonesia pasti sering mendengar tentang film yang satu ini. Berikut sinopsisnya!

Bacharuddin Jusuf Habibie yang biasa di panggil Rudy adalah seorang yang jenius yang sedang menyelesaikan kuliahnya di Jerman. Tapi Habibie tiba-tiba terserang penyakit TBC, akhirnya dia memutuskan untuk pulang ke Indonesia. Ketika di Indonesia Habibie bertemu teman lamanya yaitu Hasri Ainun atau biasa di panggil Ainun. Habibie jatuh cinta pada Ainun. Akhirnya mereka menikah dan terbang ke Jerman. Dinginnya salju tak membuat Habibie putus asa dalam menyelesaikan kuliahnya.


Setelah lulus Habibie mengirim surat ke Pemerintah Indonesia bahwa dia sudah lulus kuliah S3 dan ingin mengabdikan dirinya untuk membuat pesawat terbang. Namun Pemerintah Indonesia selalu menolaknya. Habibie sangat sedih, namun Ainun menghiburnya. Akhirnya Habibie memutuskan untuk bekerja di salah satu industri Jerman. Sedangkan Ainun yang dulu bercita-cita menjadi dokter, akhirnya ia menjadi dokter anak. Selama di Jerman Habibie dan Ainun hidup bahagia. Mereka mempunyai 2 buah hati.


Ketika sedang bekerja, tiba-tiba Habibie dipanggil oleh Kedutaan Besar Indonesia di Jerman, bahwa dibawah kepemimpinan Presiden Soeharto Indonesia sedang giat membangun. Indonesia akan mendukung Habibie untuk membuat pesawat terbang. Akhirnya Habibie kembali ke Indonesia meninggalkan Ainun di Jerman. Tapi kemudian Habibie menyuruh Ainun untuk menemaninya tinggal di Indonesia. Ketika sedang menyelesaikan proyek pembuatan pesawat terbang, Habibie di suap. Namun dia menolaknya. Pada tahun 1995 akhirnya Habibie berhasil menyelesaikan pembuatan pesawat terbang buatannya.



Pada tahun 1998 ketika Indonesia sedang dalam keadaan darurat, Presiden Soeharto mengundurkan diri. Setelah itu, Habibie diangkat menjadi Presiden Indonesia yang ke-3. Namun selama menjadi Presiden Habibie di fitnah, jika dia pernah melakukan korupsi saat menjadi Menteri. Selama menjadi Presiden Habibie selalu fokus kepada pekerjaannya, dan tidak memikirkan dirinya. Habibie dimarahi Ainun karena tidak menjaga kesehatannya. Habibie akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya, dan fokus pada keluarganya.


Setelah mengundurkan diri dari jabatannya, Habibie dan Ainun pergi ke Jerman untuk liburan. Sepulang dari liburan tiba-tiba Ainun mendadak sakit. Setelah di periksakan ke dokter, ternyata Ainun menderita penyakit kanker ovarium stadium 3. Habibie baru tahu penyakit tersebut, karena selama ini Ainun menyembunyikan penyakit tersebut darinya. Akhirnya Habibie pergi ke Jerman untuk mengobati penyakit Ainun. Namun setelah di operasi beberapa kali, kondisi Ainun tidak kunjung sembuh dan akhirnya Ainun meninggal. Habibie sangat sedih, namun dia tetap tabah menghadapinya

sumber : http://riyanherma.blogspot.com/2013/03/sinopsis-film-habibie-dan-ainun.html