Saturday, October 12, 2013

Praktikum Reaksi Redoks Spontan dan Tidak Spontan

Praktikum Reaksi Redoks Spontan dan Tidak Spontan

A. Tujuan
Mengetahui ciri-ciri Reaksi Redoks Spontan dan Tidak Spontan

B. Teori
Reaksi redoks (reduksi-oksidasi) adalah salah satu reaksi yang berkaitan dengan elektokimia(listrik dengan reaksi kimia)
Sel elektrokimia terdidri dari sel volta atau sel galvanic dan sel elektrolisis
Perbedaan antara sel volta dengan sel elektrolisis adalah :
sel elektrolisis
energi listrik diubah menjadi reaksi kimia
Reaksi redoks tak spontan
Katoda (-) dan anoda (+)
Sel Volta
reaksi kimia diubah menjadi energi listrik
Reaksi redoks spontan
Katoda (+) dan anoda (-)

C. Alat dan Bahan
No. Alat dan Bahan Ukuran/Konsentrasi Jumlah/Volume
1. Tabung Reaksi - 4/1
2. Pipet Tetes - 3
3. Larutan ZnSO4 1 M 5 ml
4. Larutan CuSO4 1 M 5 ml
5. Larutan HCl 1 M 10 ml
6. Lempeng logam Seng 0,5 x 2 cm 2 potong
7. Lempeng logam tembaga 0,5 x 2 cm 2 potong
8. Rak Tabung reaksi - secukupnya



D. Langkah Kerja
1. Siapkan 4 tabung yang bersih dan beri nomor 1-4. Isilah keempat tabung itu sbb:
- Tabung 1 dengan larutan CuSO4 sekitar 3 ml
- Tabung 2 dengan ZnSO4 sekitar 3 ml
- Tabung 3 dan 4 dengan larutan HCl @ sekitar 3 ml
2. Tambahkan lempeng logam Zn (seng) kedalam tabung 1 dan 3, sedangkan lempeng
Logam Cu (tembaga) ke dalam tabung 2 dan 4.
3. Amati apa yang terjadi, dan catatlah!

E. Hasil Percobaan

Tb. 1 Tb. 2 Tb. 3 Tb. 4
Larutan CuSO4(aq) ZnSO4(aq) HCl(aq) HCl(aq)
Warna larutan (awal) Biru Keruh bening Bening
Logam yang ditambahkan Zn Cu Zn Cu
Perubahan setelah ditambah logam Hitam Keruh Bergelembung Bersih


F. Analisa Data

Dari hasil percobaan di atas, dapat dianalisa bahwa dalam Tabung 1, yaitu larutan CuSO4 yang berwarna biru dan ditambahkan logam Zn dan mengalami perubahan pada logamnya menjadi hitam, mengalami REAKSI REDOKS SPONTAN. lalu pada Tabung 2, larutan ZnSO4 yang berwarna keruh dan ditambahkan logam Cu mengalami REAKSI REDOKS TIDAK SPONTAN. pada Tabung 3, yaitu Larutan HCl yang berwarna Bening alias tak berwarna dan ditambahkan logam Zn mengalami perubahan menjadi bergelembung, dan mengalami REAKSI REDOKS SPONTAN. Dan Terakhir Tabung 4, yaitu HCl yang berwarna bening ini yang ditambahkan Cu dan mengalami perubahan pada lempeng logamnya menjadi lebih bersih, mangalami REAKSI REDOKS TIDAK SPONTAN.

G. Kesimpulan

* Pada logam Zn mengalami REAKSI REDOKS SPONTAN di karenakan pada logam Zn mengandung sel elektrokimia Positif (+).
* pada logam Cu (tembaga) mengalami REAKSI REDOKS TIDAK SPONTAN di karenakan logam Cu mengandung sel elektokimia negative (-).

sumber : http://ceritanadaaa.blogspot.com/2010/09/laporan-praktikum-kimia-melihat-ciri.html

0 comments:

Post a Comment