Tuesday, August 13, 2013

Tari Sema / Whirling Dervishes



Tari Sema / Whirling Dervishes adalah Tarian berputar putar Sufi Yang Ulasan Sangat religius Bahasa Dari Timur Tengah. Tarian Suami merupakan Inspirasi Bahasa Dari Filosuf Dan Penyair Turki Yang Bernama Maulana Jalaluddin Rumi, dimana Humanitarian inisial bermakna bahwa Ditempatkan Bahasa Dari Kehidupan di Dunia Dan di bumi Suami adalah berputar.

Para Penari Terus berputar mengikuti alunan musik, dimana semakin lama, putaran ITU kian CEPAT Dan Panjang. Kostum tari Artikel Baru rok Lebar Yang mereka kenakan berkibar Indah. Meliuk seiring Artikel Baru derasnya putaran para darwis (Penari) ITU. Seolah mengalami ekstase, mereka Tampak menikmati putaran demi putaran Yang semakin kencang.

Ketika guru spiritual Maulana Jalaluddin Rumi Yang Bernama Syamsuddin Tabriz, meninggal Dunia, Rumi mengekspresikan kesedihan ITU Artikel Baru Humanitarian sema nihil. Ketika gurunya meninggal, Rumi Sadar bahwa manusia ITU fana. Bahasa Dari Humanitarian ITU, Rumi menemukan tujuan Hidup Yang Hakiki, yaitu MENCARI tuhan. Sejak itulah dia MULAI berputar, bahkan selama Tiga Hari Bisa Tiga malam saja. SAAT berputar, Rumi menanggalkan * Semua emosinya Serta * Semua rasa duniawi. Hanya Satu Yang dirasakannya, yaitu Kerinduan Dan kecintaan Yang Ulasan Sangat Besar FUNDS Sang Sang Pencipta.

Suami Humanitarian memerlukan fisik Yang KUAT, KARENA Bisa berputar-Putar sampai ber jam-jam. Kalau kitd berputar-Putar seperti ITU beberapa menit Saja, mungkin sudah pusing Kepala, bahkan Bisa menimbulkan Mual-Mual Dan mau muntah. Salut kepada mereka Yang Bisa melakukan tari nihil.

sumber : http://filsafat.kompasiana.com/2010/09/12/tarian-sema-whirling-dervishes-merupakan-tarian-sufi-dari-turki-255943.html

0 comments:

Post a Comment